Sabtu, 12 Agustus 2017

Peran Mahasiswa Terhadap Pendidikan Indonesia


Judul                         
Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Kualitas pendidikan yang baik akan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas, terlebih pada era globalisasi seperti sekarang, yang mana perkembangan teknologi dan informasi sangat pesat. Untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas serta memiliki daya saing yang tinggi, maka pendidikan yang diberikan kepada warganya harus dilaksanakan secara tepat dan maksimal. Sejalan dengan pernyataan itu, pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan sebaiknya lebih peka dan tanggap terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat. Pendidikan hendaknya berorientasi dan dilaksanakan demi pengembangan anak didik dalam rangka memelihara dan meningkatkan martabat manusia dan budayanya.

Anak didik sebaiknya dibimbing dan didampingi agar dapat berkembang dan mengembangkan diri sendiri selama proses pembelajaran. Oleh sebab itu, peranan seorang guru sangat menentukan output anak didik. Diperlukan keterampilan guru untuk menanamkan moral dan karakter yang baik. Pendidikan harus memberikan perhatian kepada kemampuan masing-masing anak didik, di mana yang menjadi perhatian penilaian sekarang tidak terbatas pada aspek pengetahuan atau kognitif mereka saja, melainkan berkembang dan harus mencakup aspek afektif atau sikap dan psikomotor atau keterampilan.

Dahulu, guru hanya mengajarkan apa yang harus dihapalkan. Mereka membuat anak didik menjadi beo yang dalam setiap pelajaran hanya mengulang apa yang dikatakan guru. Anak didik jarang diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan potensinya melalui berbagai aktivitas siswa dalam pembelajaran di kelas. Di sini dapat kita ketahui bahwa kemampuan guru masih cenderung kurang dalam menumbuhkan dan membangkitkan motivasi siswa dalam pembelajaran. Oleh sebab itu, kompetensi dan keterampilan guru perlu mendapat perhatian. Salah satu kompetensi seorang guru yang harus mendapat porsi yaitu kompetensi kepribadian. Aspek-aspek kepribadian guru yang dijelaskan dalam kompetensi kepribadian yang harus dimiliki guru meliputi: bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat, menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri, serta menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

Kepribadian ini sangat menentukan kewibawaan seorang guru dalam pandangan anak didik atau masyarakat (Djamarah, 2000). Pencitraan sangat penting bagi keribadian guru di sekolah agar dapat mengontrol dan mengendalikan tingkah laku anak didiknya melalui pola pembiasaan. Selama ini yang terjadi di lapangan, guru hanya mengajarkan materi hapalan dan ingatan kepada peserta didik dan tidak memperhatikan aspek sikap dan keterampilannya yang juga penting untuk membentuk karakter anak didiknya. Dalam menanamkan pendidikan karakter, seorang guru harus sudah memiliki kepribadian yang baik sebelum ia sendiri mengajarkan tentang sikap dan perilaku kepada siswanya.

Bagaimana jadinya jika kepribadian yang ditunjukan guru sehari-hari di sekolah dan di masyarakat tidak sesuai dengan norma yang berlaku, misalkan dengan sengaja merokok di depan siswa, suka berjudi, suka melakukan kekerasan, membuang sampah sembarangan, menggunakan pakaian yang tidak sesuai, perilaku yang suka mengejek dan menyinggung perasaan, dan segala perilaku yang tidak baik, maka hal tersebut dapat mempengaruhi anak didik juga karena disadari atau tidak anak akan menirukan dan mencoba-coba hal-hal tersebut. Tidak mudah memang jika harus menjadi sosok yang “sempurna” di hadapan anak didik, namun di hadapan mereka sebaiknya kita mampu menunjukkan kepribadian yang baik dan mantap karena segala tindak tanduk guru adalah panutan bagi anak didiknya.

Melalui pendidikan karakter ini, guru dapat membantu dalam mengembangkan karakter siswa melalui aktivitas-aktivitas di kelas maupun di luar kelas yang tentunya ditunjukkan dalam tingkah laku dan perbuatan guru itu sendiri baik disadari atau tidak. Guru ibaratkan sebuah model bagi siswa yang akan ditiru serta dijadikan contoh berperilaku dalam keseharian siswa. Ditiru oleh siswa selain dalam hal berbusana yang sopan dan rapi juga dalam hal perkataan dan perbuatannya yang sopan dan santun, sehingga karakter siswa dapat terbentuk sedikit demi sedikit selama proses pembelajaran.

Sekarang  sudah disepakati bahwa setiap mata pelajaran harus terdapat pendidikan karakter. Tujuannya agar siswa mampu mengambil hikmah atau nilai-nilai setelah mendapatkan pembelajaran. Selain itu, siswa juga dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap mata pelajaran di kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter yang ditanamkan tersebut dapat membantu siswa dalam membetuk kepribadian yang baik. Kepribadian yang baik itu meliputi: kedisiplinan, kejujuran, toleransi, kesopanan, ketaqwaan, tanggung jawab, dll. Di sini siswa akan terbiasa untuk memahami nilai-nilai di setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.

Peran guru selain memberikan materi yang di dalamnya terdapat pendidikan karakter juga memberikan contoh kepada siswa. Terutama siswa yang masih berada di kelas rendah. Tentunya siswa belum memainkan akal fikirannya secara abstrak. Mereka masih berfikir secara konkrit dan membutuhkan contoh yang nyata. Nah, disinilah guru berperan untuk memberikan contoh yang baik kepada siswa melalui karakter yang dimiliki dan ditunjukannya. Bagaimana berperilaku disiplin, sopan, jujur, penuh tanggung jawab, dll. Siswa pada kelas rendah cenderung akan menirukan apa yang dilakukan dan dikatakan oleh gurunya. Oleh karena itu jangan menjadi seorang guru yang tidak disiplin dan jangan menunjukkan kepribadian yang dapat membuat siswanya masuk ke dalam didikan yang salah dan menyimpang selama berinteraksi secara langsung maupun tidak langsung dengan anak didik.

Berbeda dengan siswa di kelas tinggi, sedikit demi sedikit mereka sudah dapat merenungi dan mengartikan sesuatu yang abstrak. Akan tetapi, sebagai seorang guru yang berkepribadian yang baik harus senantiasa memberikan nasihat dan pesan moral dalam setiap akhir proses pembelajaran. Diharapkan dengan menunjukkan karakter guru yang baik dapat memberikan siswa pencerahan untuk berperilaku baik pula.

Pendidikan karakter memang dirasakan tepat diberikan kepada pendidikan di negeri kita, terlebih karena bangsa kita kaya akan tradisi religius dan budaya. Pendidikan karakter tepat diberikan agar nilai-nilai religius dan budaya bangsa kita yang kental ini tetap terjaga eksistensinya bagi penerus kita nanti. Manusia yang memiliki religiusitas kuat akan semakin termotivasi untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat, bertanggung jawab atas penghargaan hidup orang lain dan mampu berbagi nilai-nilai kerohanian bersama yang mengatasi keterbatasan natural manusia yang mudah tercabik oleh berbagai macam konflik yang tak jarang malah mengatasnamakan religiusitas itu sendiri.

Di tengah kebangkrutan moral bangsa, dan maraknya tindak kekerasan dan tindakan tidak manusiawi yang terjadi di masyarakat, pendidikan karakter yang juga menekankan dimensi etis-religius menjadi relevan untuk diterapkan kepada anak didik untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan. Diawali dengan modal kepribadian yang dimiliki guru sebagai contoh bagi siswanya, melalui Pendidikan Agama dan Budi Pekerti serta Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan dapat mendukung pendidikan karakter itu sendiri. Berdasarkan uraian yang telah panjang lebar dibahas di atas, kita dapat petik suatu kesimpulan bahwa diperlukan kepribadian guru yang baik untuk membangun kepribadian anak didik sebagai modal dalam pendidikan karakter bangsa yang ditunjukkan melalui karakter sumber daya manusianya.



Nama               : Renny Rochimawati Busyaeri

NIM                 : 1101617028

Prodi                : Teknologi Pendidika

Fakultas           : Ilmu Pendidikan

Nama Panggilan : Renny
Asal Sekolah       : SMAN 12 TANGERANG
Hobi                     : Olahraga (Bultang)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peran Mahasiswa Terhadap Pendidikan Indonesia

Judul                            Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Kualitas pe...